Panduan Lengkap: Cara Instalasi Ubuntu Server Terbaru (Langkah Demi Langkah)
Ubuntu Server adalah pilihan ideal untuk server web, pengembangan aplikasi, dan lingkungan cloud karena stabilitas dan performanya yang ringan. Panduan ini akan memandu Anda melalui proses instalasi versi terbaru Ubuntu Server.
⚙️ Persiapan Sebelum Instalasi
Sebelum memulai, pastikan Anda telah menyiapkan semua yang diperlukan:
1. Kebutuhan Sistem Minimum
2. Bahan yang Diperlukan
- File ISO Ubuntu Server Terbaru: Unduh file instalasi dari situs resmi Ubuntu.
- Aplikasi Pembuat Bootable USB: Seperti Rufus atau BalenaEtcher, untuk membuat flash drive instalasi.
- Koneksi Internet: Opsional, tetapi disarankan untuk mengunduh update saat instalasi.
💻 Proses Instalasi Ubuntu Server
Setelah Anda membuat bootable flash drive dan mengaturnya untuk boot di BIOS/UEFI, ikuti langkah-langkah berikut:
Langkah 1: Memilih Bahasa Instalasi
- Boot komputer Anda dari flash drive yang telah disiapkan.
- Layar pertama akan meminta Anda memilih bahasa. Pilih Bahasa Indonesia atau English, lalu tekan Enter.
- Pilih tata letak keyboard Anda (biasanya English (US)), lalu pilih Done.
Langkah 2: Menghubungkan Jaringan
- Instaler akan mencoba mendeteksi koneksi jaringan Anda. Jika terhubung via kabel (DHCP), biasanya akan langsung terdeteksi.
- Jika Anda memiliki konfigurasi jaringan khusus (Static IP), pilih kartu jaringan dan lakukan konfigurasi manual.
- Pilih Done.
Langkah 3: Konfigurasi Proxy (Opsional)
- Jika Anda menggunakan server proxy untuk koneksi internet, masukkan detailnya di sini.
- Jika tidak, biarkan kosong dan pilih Done.
Langkah 4: Mirror Arsip Ubuntu
- Instaler akan menampilkan alamat mirror yang akan digunakan untuk mengunduh paket.
- Biasanya, alamat yang disarankan sudah yang terbaik berdasarkan lokasi Anda. Pilih Done.
Langkah 5: Pembagian Disk (Storage Configuration)
Ini adalah langkah krusial.
- Untuk instalasi cepat, pilih Use an entire disk (Gunakan seluruh disk) dan pilih disk yang benar.
- Jika Anda ingin partisi kustom (misalnya, membuat partisi terpisah untuk
/homeatau/var), pilih Custom storage layout. - Setelah selesai mengatur partisi, pastikan Anda telah memilih partisi utama (root
/) dan pilih Done. - Layar konfirmasi akan muncul. Pilih Continue untuk menyetujui penghapusan data dan melanjutkan.
Langkah 6: Membuat Profil Pengguna
Anda harus membuat akun pengguna utama:
- Your name: Nama lengkap Anda.
- Your server's name: Nama yang akan dikenali oleh jaringan (misalnya:
ubuntuserver). - Pick a username: Nama pengguna (login), biasanya huruf kecil (misalnya:
sysadmin). - Choose a password: Buat kata sandi yang kuat dan konfirmasi.
- Pilih Done.
Langkah 7: Menginstal SSH (Opsional, Disarankan)
SSH (Secure Shell) sangat penting karena Ubuntu Server biasanya diakses melalui command line jarak jauh.
- Pilih Install OpenSSH server untuk mengaktifkan akses remote segera setelah instalasi selesai.
- Pilih Done.
Langkah 8: Memilih Paket Tambahan (Snapd)
Layar ini menawarkan snap atau paket server populer yang dapat Anda instal sekaligus, seperti:
- Pilihan Populer: Nginx, Docker, PostgreSQL, atau virtual machine hypervisor.
- Pilih paket yang Anda butuhkan (Anda bisa menginstal ini belakangan) dan pilih Done.
Langkah 9: Menunggu Instalasi Selesai
- Instaler akan mulai menyalin file dan menginstal paket. Proses ini bisa memakan waktu 15–30 menit, tergantung kecepatan komputer dan koneksi internet Anda.
- Setelah instalasi selesai, layar akan menampilkan pesan Installation complete!
Langkah 10: Restart dan Login
- Pilih Reboot Now. Pastikan Anda mencabut flash drive instalasi Anda ketika diminta, agar komputer tidak boot kembali ke instaler.
- Setelah reboot, Anda akan melihat prompt login.
- Masukkan username dan password yang Anda buat di Langkah 6.
Selamat! Ubuntu Server terbaru Anda kini sudah aktif dan berjalan.
Posting Komentar